Air Tanah


Sebelumnya bisakah anda tebak di Negara mana gambar ini diambil….? Mungkin sebagian besar kita sudah bisa menebak, bahwa gambar ini diambil di Indonesia. Memang sangat menyedihkan kawan. Sebuah media nasional, republika.co.id sempat memuat berita tentang kekeringan yang terjadi di daerah Jawa Tengah. Menurut berita tersebut, masyarakat Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, lereng Gunung Merapi sudah terbiasa dengan kekeringan yang terjadi saat musim kemarau, bahkan yang paling parah masyarakat di sana harus membeli air dengan harga 350 ribu per tangki. Kawan…., bukankah kita ini tidak hidup di padang pasir….? Inilah fakta pertama.

Fakta kedua yang coba saya paparkan adalah seperti yang diberitakan oleh salah satu blogger di daerah Kalimantan Selatan.Dalam salah satu tulisannya ia coba mengungkap penderitaan warga Banjarmasin. Berita itu menceritakan air begitu melimpah sampai membelah kota Banjarmasin, tapi sungguh sangat ironis, air yang melimpah tersebut justru menjadi wabah yang menyebabkan air sehat tercemar. Usut punya usut, ternyata air tersebut berasal dari limpahan yang ada di dataran tinggi. Kenapa airnya tidak layak..? karena di dataran tinggu tersebut terjadi penggundulan lahan, sehingga air akan langsung turun beserta limbah-limbah yang ada.

Inilah fakta yang ada di Negara kita, tapi bukankah kita berada di “negeri surga”…? Seperti yang dinyayikan oleh koes plus, lautan kita seperti “kolam susu”, pijakan kita bisa merubah tongat dan batu menjadi tanaman yang bisa kita manfaatkan. Lalu kenapa hal ini bisa terjadi…? Yang pasti ada yang salah dengan pengaturan air atau managemen air yang ada di lingkungan kita.

Bisa saya simpulkan bahwa yang membuat lingkungan kita tidak sehat adalah diri kita sendiri, kita tidak care bahkan kita tidak bisa menjaga keseimbangan dengan alam ini. Padahal kebutuhan kita terhadap air adalah kebutuhan yang absolut, maksud saya adalah kebutuhan yang tidak dapat bisa ditinggalkan dan digantikan.

Saya tidak mau berharap besar terhadap pemerintahan untuk memperhatikan masalah air ini, saya hanya mengharapkan kita semua, saya yakin jika kita sudah memulai kebiasaan untuk merawat ketersediaan air dan bisa menularkan kebiasaan baik ini maka dengan sendirinya kita bisa mewujudkan air yang sehat. Bukankah kita berkeinginan mempunyai sumber air yang sehat dan bersih seperti di Negara lain….?..

Langkah yang dilakukan dan digalakkan oleh BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kabupaten Purworejo - Jawa Timur patut kita jalankan bersama, dalam aksinya tersebut BPP menghimbau masyarakat sekitar, terutama yang tinggal di sekitar mata air untuk mengadakan dan melestarikan penghijauan. Lalu apa langkah kita terutama jika disekitar kita tidak ada sumber mata air…? Berikut ini yang bisa kita lakukan bersama-sama demi menjaga kelestarian air bersih:

Pisahkan limbah rumah tangga
Tidak jarang kita melakukan pencampuran antara limbah yang organic dengan limbah non organic, kenapa harus kita lakukan seperti itu…? Kawan memang pengolahan sampah di Negara kita tidak sebagus pengolahan sampah di jepang misal, so akan sangat bijak jika kita sendiri yang memisahkan. Lalu di kemanakan limbah ini…? Kawan-kawan bisa membuang limbah non organic ke pembuangan sampah kalo ada, jika tidak hancurkan dengan cara dibakar. Untuk sampah organic kawan-kawan bisa mmeberikan ke hewan peliharaan atau ternak, jika tidak ada kawan-kawan bisa menimbunnya ke dalam tanah untuk proses penguraiannya. Hilangkan kebiasaan membuang sampah ke sungai dan atau selokan, inilah yang menjadi sumber petaka.

Biasakan hidup bersih
Hal ini memang terlihat sepele, tapi jika kita lakukan bersama-sama akan menimbulkan efek yang sangat besar. Dengan tidak membuang sampah sembarangan akan sangat membantu menwujudkan lingkungan sehat, jika sampai kawan-kawan jalan dan tidak menemukan adanya tempat sampah, jangan sampai membuang sampah di selokan,sungai atau saluran air, kawan-kawan bisa membungkus kembali sampah tadi dan membuangnya jika sudah menemukan tempat sampah.

Hemat energy dan air
Nah kalo yang ini saya kira tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kawan, kita akan mewariskan bumi ini ke generasi sesudah kita, dan kita tidak ingin generasi sesudah kita tidak bisa melihat indahnya kupu-kupu, jernihnya air sungai dan berbagai hal yang kita saksikan sekarang. Jadi pergunakan air secukupnya dengan cara tidak membiarkan kran air terus mengalir, meskipun itu kita membayarnya.

nah..sekarang bagaimana cara kita sendiri melestarikan air...agar nantinya bisa terus digunakan bagi masa depan anak cucu kita...
berikut saya akan sedikit memberikan wawasan tentang AIR TANAH...apa itu air tanah??

Pengertian
Air tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah. Air tanah merupakan salah satu sumber daya air yang keberadaannya terbatas dan kerusakannya dapat mengakibatkan dampak yang luas serta pemulihannya sulit dilakukan.

Selain air sungai dan air hujan, air tanah juga mempunyai peranan yang sangat penting terutama dalam menjaga keseimbangan dan ketersediaan bahan baku air untuk kepentingan rumah tangga,pertanian,maupun untuk kepentingan industri. Dibeberapa daerah, ketergantungan pasokan air bersih dan air tanah telah mencapai ± 70%.

Kerusakan Sumber Air
Kerusakan sumber daya air tidak dapat dipisahkan dari kerusakan di sekitarnya seperti kerusakan lahan, vegetasi dan tekanan penduduk. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi ketersediaan sumber air. Kondisi tersebut diatas tentu saja perlu dicermati secara dini, agar tidak menimbulkan kerusakan air tanah di kawasan sekitarnya. Beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya permasalahan adalah:


1.Pertumbuhan industri yang pesat di suatu kawasan disertai dengan pertumbuhan pemukiman penduduk akan menimbulkan kecenderungan kenaikan harga air tanah 
2.Pemakaian air beragam sehingga berbeda dalam kepentingan, maksud serta cara memperoleh sumber air.

3.Perlu perubahan sikap sebagian besar masyarakat yang cenderung boros dalam pengggunaan air serta melalaikan unsur konservasi.
 
Permasalahan Air Tanah
Air tanah, khususnya untuk pemakaian rumah tangga dan industri, di wilayah urban dan dataran rendah memiliki kecenderungan untuk mengandung kadar besi atau asam organik tinggi. Hal ini bisa diakibatkan dari kondisi geologis Indonesia yang secara alami memiliki deposit Fe tinggi terutama di daerah lereng gunung atau diakibatkan pula oleh aktivitas manusia. Sedangkan air dengan kandungan asam organik tinggi bisa disebabkan oleh adanya lahan gambut atau daerah bakau yang kaya akan kandungan senyawa organik. Ciri-ciri air yang mengandung kadar besi tinggi atau kandungan senyawa organik tinggi bisa dilihat sebagai berikut :

Air mengandung zat besi

Air dengan kandungan zat besi tinggi akan menyebabkan air berwarna kuning. Pertama keluar dari kran, air nampak jernih namun setelah beberapa saat air akan berubah warna menjadi kuning. Hal ini disebabkan karena air yang berasal dari sumber air sebelum keluar dari kran berada dalam bentuk ion Fe2+, setelah keluar dari kran Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ yang berwarna kuning.

Air kuning permanen

Air kuning permanen biasanya terdapat di daerah bakau dan tanah gambut yang kaya akan kandungan senyawa organik. Berbeda dengan kuning akibat kadar besi tinggi, air kuning permanen ini sudah berwarna kuning saat pertama keluar dari kran sampai beberapa saat kemudian didiamkan akan tetap berwarna kuning.

Manfaat Air Tanah 
Sebagai sumber air bersih
Irigasi dan pertanian
Sumber air untuk industri

Cara untuk melestarikan air tanah
Melakukan konservasi hutan
Melakukan konservasi tanah
Membuat sumur resapan
Mengatur pembuangan limbah
Merencanakan tata hutan yang baik